Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

CRITICAL REVIEW DETERMINASI RELATED PARTY TRANSACTIONS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI 2017-2018

CRITICAL REVIEW 

"DETERMINASI RELATED PARTY TRANSACTIONS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI 2017-2018"

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah

Pelaporan Akuntansi Keuangan




Disusun Oleh:

FRANSISKUS XAVERIUS NANNA SUGIYANTO

NIM : 2016122091

 

NANI ROSITA DEWI

NIM : 2016121341

 

NUR FAIDAH

NIM : 2016121393

 

PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS PAMULANG

TANGERANG SELATAN

2020




Judul

:

Determinasi Related Party Transactions pada Perusahaan Manufaktur di BEI 2017-2018

Publiser

:

Konferensi Riset Nasional Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi I

Peneliti

:

Sevia Dian Saraswati, Satria Yudhia Wijaya & Akhmad Saebani

Tahun

:

2020




ABSTRAK

Pengujian dilakukan untuk mencari tahu pengaruh dari variabel Dewan Komisaris Independen, Komite Audit, Kualitas Audit Eksternal dan Struktur Kepemilikan terhadap Related Party Transactions Sampel pada penelitian ini berjumlah 88 perusahaan sektor manufaktur. Perusahaan tersebut diperoleh dari IDX Fact Book periode 2017-2018. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi berganda dengan signifikansinya 5% Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) dewan komisaris independen tidak memiliki pengaruh terhadap related party transactions, (2) komite audit berpengaruh secara signifikan negatif terhadap related party transactions, (3) kualitas audit eksternal tidak berpengaruh terhadap related party transactions, (4) struktur kepemilikan berpengaruh positif terhadap related party transactions.


BAB I
PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang

Peneliti menjelaskan lewat latar belakang penelitian bahwa seiring berkembangnya dunia bisnis dengan semakin kompleksnya kegiatan yang dilakukan perusahaan, tidak jarang terjadi adanya masalah keagenan. Masalah keagenan bisa menjadi masalah serius terkait dengan hubungan dua belah pihak dalam suatu kontrak. Masalah tersebut terjadi ketika didalam kontrak terdapat adanya perbedaan kepentingan atau yang biasa disebut conflict of interest. Konflik antara manajemen dan pemegang saham  di Indonesia biasa terjadi antara pemegang saham pengendali (mayoritas) dengan pemegang saham non pengendali (minoritas). Adanya perbedaan kepentingan merupakan masalah yang terjadi dikarenakan setiap pihak dalam hubungan kontrak memiliki kepentingan atau tujuannya masing-masing. Konflik tersebut dapat terjadi ketika masing-masing pihak yang terlibat dalam kontrak mempunyai ketersediaan informasi yang berbeda dimana memungkinkan pihak yang memiliki kuasa untuk membuat kebijakan akan mengambil keputusan yang dapat merugikan beberapa pihak.

1.2  Fenomena

Adanya tindakan praktik manajemen laba, tindakan ekspropriasi, dan aktivitas tunneling dengan memanfatkan related party transaction.


2.1  Grand Theory

Jurnal penelitian menggunakan Agency Theory  sebagai grand theory dimana peneliti menghubungkan antara related party transaction dengan komponen GCG. Peneliti menilai Agency Theory dapat menjadi pedoman ketika berusaha mencari tahu faktor-faktor apa saja yang dapat digunakan untuk mengatasi asymmetry information dan  mengurangi agency problem yang terwujud dalam aktivitas tunnelling.

Kelompok kami menilai peneliti mampu menjelaskan relevansi antara komponen GCG dengan penyalahgunaan related party transaction pada perusahaan. Pemilihan Agency Theory adalah tepat karena related party transaction  mampu memicu gesekan kepentingan manajemen dan pemegang saham. 

2.2  Penelitian Terdahulu

            Peneliti menggunakan beberapa penelitian terdahulu sebagai pendukung dilakukan penelitian. Penelitian terdahulu dijelaskan pada paragraf terakhir dalam latar belakang penelitan. Berikut ini penelitian-penelitian terdahulu yang menjadi acuan peneliti:

2.1 Tabel Penelitian Terdahulu



Kelompok kami menilai peneliti sudah menggunakan penelitian terdahulu yang relevan guna mendukung diadakannya penelitian. Terdapat perbedaaan hasil penelitian yang membuat peneliti merasa perlu mengkaji dan mebuktikan secara empiris bagiamana korelasi antar variabel terkait. Kolompok kami juga melihat adanya sedikit kesalahan yang dilakukan peneliti. Dari lima jurnal penelitian yang menjadi acuan ada satu jurnal yang tidak peneliti sertakan dalam daftar pustaka, yaitu penelitian milik Herlina yang dipublikasikan pada tahun 2017.



Posting Komentar untuk "CRITICAL REVIEW DETERMINASI RELATED PARTY TRANSACTIONS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI 2017-2018"