Critical Review: Analisis Pengelolaan Valuta Asing Terhadap Profitabilitas PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
CRITICAL REVIEW ANALISIS
PENGELOLAAN
VALUTA ASING TERHADAP PROFITABILITAS
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
Disusun Oleh:
DYANA KARLINA DEWI
NIM : 2016122141
PUTRI ASTRIANTI SUTARNO
NIM : 2016121430
PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS PAMULANG
TANGERANG SELATAN
2020
|
Judul
: |
ANALISIS PENGELOLAAN VALUTA ASING TERHADAP PROFITABILITAS PT GARUDA
INDONESIA (PERSERO) TBK |
|
Publiser : |
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) |
|
Peneliti : |
1.
Akhsanul Haq (Dosen Tetap Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan) 2.
Andir Muniroh (Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan) |
|
Tahun : Penelitiaan |
2015
|
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengelolaan valuta asing PT Garuda Indonesia Tbk melalui metode lindung nilai (hedging) terhadap profitabilitas, dengan indikator utama laba rugi selisih kurs. Data yang digunakan oleh peneliti adalah data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan PT Garuda Indonesia Tbk serta spread forward dan call spread option. Penelitian ini menggunakan metode analisis berupa metode simulasi. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa kontrak cross currency swap yang diselenggarakan perusahaan pada tahun 2014 menunjukan hasil positif dimana PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dapat memperoleh keuntungan sebesar USD 29.770.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Latar belakang
dipilihnya PT Garuda Indonesia Tbk sebagai objek penelitian karena PT Garuda Indonesia Tbk merupakan salah satu
perusahaan yang menanggung risiko atas perubahan valuta asing. Hal ini
tercermin dari penggunakana mata uang dolar Amerika pada penyajian laporan
keuangan PT Garuda Indonesia Tbk. Digunakannya dolar Amerika pada penyajian
laporan keunagannya karena hampir setiap transaksi keuangan PT Garuda Indonesia
Tbk didominasi dengan valuta asing mulai dari pembelian pesawat, leasing
pesawat, pendapatan (luar negeri), sampai dengan beban operasionalnya.
Rupiah merupakan salah satu mata uang terlemah didunia, pada tahun 2013 nilai rupiah terus melemah terhadap dolar AS hingga mencapai 12.000 rupiah per dolar AS, hal ini juga dipaparkan oleh peneliti lewat grafik pergerakan mata uang rupiah dari tahun 2009 sampai 2013 yang membuat pembaca lebih mudah paham. Lemahnya rupiah akan beresiko terhadap profitabilitas PT Garuda Indonesia Tbk karena hampir seluruh transaksi PT Garuda Indonesia Tbk menggunakan mata uang asing. Ada tiga risiko yang disebabkan oleh perubahan kurs valuta asing, yaitu: transaction exposure, economic exposure, dan translation exposure. Dalam penelitian ini, peneliti fokus pada penelitian dan pembahasan tentang transaction exposure.
1.2 Fenomena
Fenomena
dari penelitian ini adalah penurunan secara tajam laba bersih PT Garuda
Indonesia Tbk pada tahun 2013 sebesar 89,89%, yakni dari US$ 110,8 juta pada
2012 menjadi US$11,2 juta selama 2013. Sementara laba operasinya mengalami
penurunan sebesar 66,4% menjadi US$56,4 dari US$168,1 juta. Penurunan kinerja
keuangan PT Garuda Indonesia Tbk pada tahun 2013 salah satunya dipengaruhi oleh
melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan akibatnya harga bahan bakar
sebagai komponen beban operasi yang paling besar 50% meningkat secara
signifikan.
Selain
itu ditahun 2013 PT Garuda Indonesia Tbk juga melakukan investasi dalam jumlah
besar berupa penambahan armada untuk menunjang peningkatan operasional yang dibiayai
dengan hutang valas. Atas hutang tersebut perusahaan harus membayar hutang
kredit secara periodik, dimana melemahnya rupiah terhadap dolar AS
mengakibatkan dana rupiah yang harus dikeluarkan perusahaan semakin banyak
untuk melunasi hutang kredit tersebut.
Menurut kelompok kami peneliti sudah menyampaikan latar belakang dan fenomena dengan cukup rinci namun tidak dijelaskan pada tahun 2013 apakah PT Garuda Indonesia Tbk melakukan lindung nilai atas pengelolaan valuta asingnya atau tidak. Peneliti sama sekali tidak memberikan kutipan pada bab ini. Padahal ada bagian-bagian yang memerlukan kutipan untuk mendukung argumen tersebut seperti pada pernyataan ”rupiah merupakan salah satu mata uang terlemah didunia”. Pada bab ini juga masih banyak kosakata yang asing bagi pembaca awam namun tidak dijelaskan oleh peneliti.

Posting Komentar untuk "Critical Review: Analisis Pengelolaan Valuta Asing Terhadap Profitabilitas PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk"